Nomor Induk Kesenian
Aditya Pertama 08 Oktober 2021 09:58:07 WIB
Berdasarkan Peraturan Bupati Bantul No 73 tahun 2020 tentang Nomor Induk kesenian bahwa badan/lembaga/kelompok Kesenian diharapkan untuk memiliki Nomor Induk Kesenian. Nomor Induk Kesenian (NIK) merupakan pengakuan identitas pelaku seni sekaligus untuk mengetahui para pelaku seni, mulai dari orkes melayu, marching band, pemilik sanggar kesenian tradisional, hingga pelaku kesenian perorangan.
Kartu induk kesenian dikatakan juga sebagai persyaratan, sehingga pemerintah bisa memberi rekomendasi layak atau tidaknya sebuah grup kesenian tampil di masyarakat dengan memiliki pengakuan identitas dari pemerintah daerah yang legal.
Berikut Contoh Proposal Pengajuan Nomor Induk Kesenian
Komentar atas Nomor Induk Kesenian
Formulir Penulisan Komentar
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- UGM Laksanakan Sosialisasi dan Pendampingan bagi Petani Garam Kuwaru di Kalurahan Poncosari
- Kamituwa Bersama Pangripta dan Pendamping Desa Laksanakan Verifikasi Penerima Beasiswa DAIS
- Posyandu Balita Dusun Kuwaru Dorong Pemantauan Tumbuh Kembang Anak
- Penghitungan Suara Pilur 2026 di Seluruh TPS Kalurahan Poncosari Berjalan Tertib
- Pelaksanaan Coblosan Pilur 2026 di 24 TPS Kalurahan Poncosari
- Penyaluran Logistik Pilur Poncosari Dikawal Ketat Jelang Hari Pemungutan Suara
- Persiapan Pemungutan Suara Pilur
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License













